Senin, 28 Maret 2011

ROH ORANG MATI

Roh Kembali kepada Allah :
* Pengkotbah 12:7
LAI TB, dan debu kembali menjadi tanah seperti semula dan roh (RUAKH) kembali kepada Allah yang mengaruniakannya.
KJV, Then shall the dust return to the earth as it was: and the spirit shall return unto God who gave it
Hebrew,
וְיָשֹׁב הֶעָפָר עַל־הָאָרֶץ כְּשֶׁהָיָה וְהָרוּחַ תָּשׁוּב אֶל־הָאֱלֹהִים אֲשֶׁר נְתָנָהּ׃
Translit, VEYASYOV {dan ia akan kembali} HE’AFAR {debu tanah} ‘AL-HA’ARETS {kepada bumi} KESYEHAYAH {seperti ia sudah ada} VEHARU’AKH {dan roh} TASYUV {ia akan kembali} ‘EL-HA’ELOHIM {kepada Allah} ASYER {yang} NETANAH {Dia sudah mengaruniakannya}
Debu tanah melambangkan “tubuh”. Roh (Ibrani, רוח – RUAKH), adalah merujuk pada נפש – NEFESY, yang dihembuskan Allah pada saat penciptaan (bandingkan Kejadian 1:27)
Berdasarkan ayat di atas, tubuh orang yang mati binasa di dalam tanah, namun rohnya kembali kepada Allah. Hal ini pun didukung oleh Mazmur 104:29.
Ke manakah “berangkat”nya roh/ jiwa saat kematian manusia yaitu saat roh itu meninggalkan tubuh yang fana?
Salah satu tempat peristirahatan setelah mati menurut Alkitab adalah שאול – SYE’OL (“dunia orang mati”; KJV ‘hell’)
* Mazmur 16:10
LAI TB, sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.
KJV, For thou wilt not leave my soul in hell; neither wilt thou suffer thine Holy One to see corruption.
Hebrew,
כִּי ׀ לֹא־תַעֲזֹב נַפְשִׁי לִשְׁאֹול לֹֽא־תִתֵּן חֲסִידְךָ לִרְאֹות שָֽׁחַת ׃
Translit Interlinear, KI {karena} LO’-TA’AZOV {tidak Engkau akan meninggalkan} NAFSY {jiwaku} LISY’OL {kepada “she’ol”} LO’-TITEN {tidak Engkau akan menyerahkan} KHASIDKHA {orang Kudus-Mu} LIR’OT {untuk melihat} SYAKHAT {kebinasaan}
Akhirnya timbul pertanyaan baru, jika “jiwa” manusia yang mati ditempatkan di שאול – SYE’OL, apakah berarti baik orang yang percaya kepada Yesus Kristus maupun yang tidak percaya, berada bersama-sama di sana?
Yesus Kristus memberikan perumpamaan yang baik tentang orang kaya yang sesudah mati berada di שאול – SYE’OL sedangkan Lazarus yang miskin berada di “Pangkuan Abraham” (Firdaus). Meskipun dalam bentuk perumpamaan, Yesus Kristus pasti tidak merekayasa perumpamaan ini sehingga seakan-akan berupa dongeng dan berbeda dengan kenyataannya.
* Lukas 16:22-23
16:22 LAI TB, Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.
KJV, And it came to pass, that the beggar died, and was carried by the angels into Abraham’s bosom: the rich man also died, and was buried;
TR,
εγενετο δε αποθανειν τον πτωχον και απενεχθηναι αυτον υπο των αγγελων εις τον κολπον του αβρααμ απεθανεν δε και ο πλουσιος και εταφη
Interlinear, egeneto {(itu) terjadi} de {lalu} apothanein {mati} ton {(itu)} ptôkhon {(orang) yang mengemis / (orang) miskin} kai {lalu} apenechthênai {dibawa pergi} auton {dia} hupo {oleh} tôn aggelôn {malaikat-malaikat} eis {kepada} ton kolpon {DADA (pangkuan)} tou abraham {Abraham} apethanen {mati} de {lalu} kai {juga} ho {(itu)} plousios {(orang) kaya} kai {kemudian} etaphê {dikubur}
16:23 LAI TB, Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.
KJV, And in hell he lift up his eyes, being in torments, and seeth Abraham afar off, and Lazarus in his bosom.
TR,
και εν τω αδη επαρας τους οφθαλμους αυτου υπαρχων εν βασανοις ορα τον αβρααμ απο μακροθεν και λαζαρον εν τοις κολποις αυτου
Interlinear, kai {adapun} en {di} tô hadê {dunia orang mati} eparas {mengarahkan} tous ophthalmous {mata} autou {nya} uparkhôn {ketika berada} en {dalam} basanois {siksaan-siksaan} ora {Ia melihat} ton abraam {Abraham} apo {dari} makrothen {jauh} kai {dan} lazaron {Lazarus} en {(bersandar) pada/ (berada) di} tois kolpois {dada-dada (pangkuan-pangkuan)} autou {nya}
Tertulis ada dua tempat yang satu disebut sebagai ‘Pangkuan Abraham’ dan yang lain di ‘alam maut’ yang terasa panas. Dalam perumpamaan tentang orang kaya dan Lazarus (Lukas 16:19-31) menyiratkan bahwa Yesus Kristus membenarkan kepercayaan Yudaisme/ apa yang tertulis dalam Perjanjian Lama tentang adanya dua tempat sesudah kematian, satu sama lain saling berjauhan. Yesus menggambarkan “Jurang yang tak terseberangi” antara Sorga dan Neraka, bandingkan dengan ayat ini :
* Matius 8:11-12
8:11 Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga,
8:12 sedangkan anak-anak Kerajaan itu akan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.”
Lazarus yang telah mati itu duduk “di pangkuan Abraham” harfiah : “didada Abraham”, menurut cara Yahudi adalah di pesta. Menurut cara ini kepala seseorang dekat sekali ke dada orang yang duduk di sebelahnya, tamu terhormat duduk di sebelah tuan rumah, bandingkan dengan ayat ini :
* Yohanes 13:23
LAI TB, Seorang di antara murid Yesus, yaitu murid yang dikasihi-Nya, bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah kanan-Nya
KJV, Now there was leaning on Jesus’ bosom one of his disciples, whom Jesus loved.
TR,
ην δε ανακειμενος εις των μαθητων αυτου εν τω κολπω του ιησου ον ηγαπα ο ιησους
Translit Interlinear, ên de {(adapun)} anakeimenos{(bersandar/reclining)} eis {satu} tôn {dari} mathêtôn {murid-murid} autou {Nya} en {pada} tô kolpô {dada} tou iêsou {Yesus} hon {(dia) yang} êgapa {mengasihi} ho iêsous {Yesus}
Dalam gaya bahasa Talmud “didada Abraham” atau “into Abraham’s bosom” berarti ada dalam Firdaus (misalnya dalam 4 Makabe 13:17). Namun kiasan ini tidak membuktikan bahwa kalangan Yudaisme mempercayai adanya dunia orang mati ini dan Firdaus, seperti halnya pada Kristianitas.
Istilah “Pangkuan Abraham” ini bandingkan dengan “Firdaus” yang dijanjikan Yesus kepada penjahat di sebelahnya :
* Lukas 23:43
LAI TB, Kata Yesus kepadanya: ‘Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.’
KJV, And Jesus said unto him, Verily I say unto thee, To day shalt thou be with me in paradise.
TR,
και ειπεν αυτω ο ιησους αμην λεγω σοι σημερον μετ εμου εση εν τω παραδεισω
Translit Interlinear, kai {dan} eipen {Dia berkata} autô {kepadanya} ho iêsous {Yesus} amên {Amin} legô {Aku berkata} soi {kepadamu} sêmeron {hari ini} met {bersama} emou {Aku} esê {engkau akan ada} en {di dalam} tô paradeisô {Firdaus}
Lukas 23:43 memberikan sebuah jaminan yang jelas bagi kita, bahwa orang percaya jikalau ia mati sudah ada tempat baginya yaitu di Firdaus (lihat bahasannya di firdaus-vt416.html#p851 ).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar